ads

Rabu, 15 Februari 2012

12 di bukit raja - Google Blog Search

0 ulasan
URL Sumber Asal :-

12 di bukit raja - Google Blog Search


Masjid Bandar <b>Bukit Raja</b>: OBJEKTIF FORUM PERDANA EHWAL <b>...</b>

Posted: 26 Jan 2012 08:09 PM PST

BANDAR BUKIT RAJA 21.01.2012 (SABTU)- Satu majlis ilmu Forum Perdana Ehwal Islam yang julungkalinya diadakan di kawasan terbuka di Presint Zapin di sini telah berjaya menarik lebih 200 orang hadirin yang kebanyakkan penduduk sekitar BBR dan Kampung Batu Belah meskipun ramai penduduk tempatan yang pulang ke kampung sempena cuti perayaan Tahun Baru Cina.
Pujian diberikan kepada ketiga-tiga ustaz yang mengendalikan majlis itu dengan jayanya iaitu;
1. Ustaz Wan Sohor Bani Leman (Ahli Panel 1)
2. Ustaz Roslan Mohamad (Ahli Panel 2)
3. Ustaz Imran Khayat (Moderator)
Ketiga-tiga ustaz ini telah hadir ke lokasi forum seawal jam 8.00 malam lagi tatkala kebanyakan penduduk di sini masih lagi bersiap-siap di rumah.
Tepat jam 8.20 malam, majlis dimulakan dan dibuka dengan ucapan pengerusi majlis (Ustaz Fahim Jamil) sebelum diserahkan kepada moderator. Ternyata kehadiran Ustaz Wan Sohor dan Ustaz Roslan memberi impak yang tersendiri yang mana memang mempunyai peminat yang ramai di sini. Ini terbukti dengan jumlah kehadiran di luar jangkaan dan kutipan pada malam tersebut diperolehi sebanyak RM 5739.20 wang tunai dan seutas rantai emas yang belum diketahui nilainya.
Terima kasih juga buat semua para sukarelawan baik dari aspek persiapan dan penyediaan jamuan. Jasa dan sumbangan anda semua amat dihargai dan semoga Allah SWT merahmati kita semua.
Tahniah dan terima kasih juga kepada semua penyumbang kutipan. Hanya Allah SWT yang berhak membalas keikhlasan sumbangan anda.
Majlis telah ditutup pada jam 11.30 malam dengan penduduk mengambil kesempatan bergambar dengan ahli panel yang disayangi.

12 di kuala kubu - Google Blog Search

0 ulasan
URL Sumber Asal :-

12 di kuala kubu - Google Blog Search


:: Kamaluddin ::: Makan tengahari <b>di Kuala Kubu</b> bersama Hardy <b>...</b>

Posted: 16 Jan 2012 09:39 PM PST

[unable to retrieve full-text content]Makan tengahari di Kuala Kubu bersama Hardy@ Zoro, Rahman Sidek, Murad & gang. Posted by Kamaluddin Idrus at 1/17/2012 01:39:00 PM · Email ThisBlogThis!Share to TwitterShare to Facebook ...

12 di kuala selangor - Google Blog Search

0 ulasan
URL Sumber Asal :-

12 di kuala selangor - Google Blog Search


Video Penuh - Ceramah Dr Hassan Ali <b>Di Kuala Selangor</b> Dianjur <b>...</b>

Posted: 05 Feb 2012 04:16 PM PST

[unable to retrieve full-text content]Sambutan hangat umat Islam terhadap Dr Hassan Ali di merata tempat membuktikan bagaimana kekecewaan umat Islam terhadap kegagalan PAS memartabatkan Islam dan menunjukkan sokongan padu kepada Dr Hassan ...

12 di jenjarom - Google Blog Search

0 ulasan
URL Sumber Asal :-

12 di jenjarom - Google Blog Search


Program Qiam #1 <b>di</b> Kg <b>Jenjarom</b> | As-Syakirin Institute of Quranic <b>...</b>

Posted: 23 Jan 2012 06:57 AM PST

[unable to retrieve full-text content]Assalamualaikum, pada 20 dan 21 Januari 2012 yang lepas, pihak ASIQS telah berjaya mengendalikan program Qiam sulungnya di Kampung Jenjarom, Selangor. Program ini disertai oleh 26 orang pelajar ASIQS beserta 5 ...

12 di padang jawa - Google Blog Search

0 ulasan
URL Sumber Asal :-

12 di padang jawa - Google Blog Search


Menguak Piramida <b>di</b> Gunung <b>Padang</b>, <b>Jawa</b> Barat - blog*spot

Posted: 11 Feb 2012 08:40 PM PST


Ditemukan pasir halus, dan semen purba di dalam gunung itu. Diduga buatan manusia. Situs megalitikum Gunung Padang

VIVAnews—Di atas Gunung Padang, pipa itu lurus melesak masuk ke tanah. Lengking suara mesin bor bercampur desau angin melantun di perbukitan Cianjur, Jawa Barat, pada Jumat pekan lalu. Seorang lelaki tambun menyimak gerak pipa-pipa itu menembus tanah. Dia berkaca mata. Rambut peraknya berkibar di tiup angin.

Di ketinggian 900 meter itu, hujan baru saja reda. Pipa berdiameter 12,5 sentimeter itu baru diangkat.

Lelaki itu adalah Andang Bachtiar. Dia doktor geologi. Andang mengambil batu, dan material lain tersangkut di selongsong pipa. Benda-benda purba itu seperti siap menjawab teka-teki di perut Gunung Padang.

Hampir setahun lebih, atau sejak Andang dan kawan-kawannya terlibat di Tim Peneliti Katastrofi Purba, ada pertanyaan besar menggelayut: adakah peradaban tinggi tersembunyi di perut gunung itu?

Ini hari kesembilan mereka menembus tanah Gunung Padang. Andang memperhatikan hasil pengeboran. Di lehernya melingkar loupe, alat bantu melihat kandungan batuan. Dengan loupe, dia memperhatikan batu dan material berasal dari kedalaman 27 meter.

"Kita pernah menemukan pasir halus," ujar Andang.

Pasir itu menurutnya bukan hasil bentukan alam. Sortirannya halus, dengan ukuran sama. "Seperti diayak," ujarnya menambahkan. Artinya, pasir itu adalah hasil kerja manusia. Lalu, apa guna pasir di perut gunung itu?

Inilah yang mau dijawab. Gunung Padang adalah salah satu gunung diincar oleh tim itu. Gunung lainnya adalah Gunung Sadahurip, atau Gunung Putri di Garut, Jawa Barat. Sadahurip bentuknya sangat simetris, nyaris seperti piramida.  Uniknya, hasil riset geolistrik di Gunung Sadahurip di Garut, Jawa Barat, menunjukkan struktur serupa dengan Gunung Padang.  Ada lapisan batuan yang bukan buatan alam.

Seorang peneliti, Dr Danny Hilman, mengatakan hasil geolistrik dan georadar itu yang membuat mereka tertegun. "Dari hasil foto, dan juga georadar, lapisan batuan itu penuh anomali," ujar Danny, yang ikut di lokasi pengeboran bersama Andang.

Itu sebabnya, untuk membuktikan hasil geolistrik dan georadar itu, dilakukan pengeboran di kedua gunung. Sampel pun diambil. 

Sebagai awal, Gunung Padang menjadi proritas. Di gunung ini ada punden berundak, situs megalitikum terbesar di Asia Tenggara. Dari hasil pengeboran, sejumlah sampel tanah dan materi lain kemudian disodet, dan dimasukkan ke plastik bening, untuk penelitian carbon dating.

Hasilnya mencengangkan. Batuan di dalam  gunung itu bukan batuan biasa. "Itu man-made, buatan manusia," ujar Hilman.  Hasil pengujian carbon dating, menyatakan kemungkinan batuan di sana berusia 4.700 tahun Sebelum Masehi.

Danny yakin batuan itu bukan karena  alam. "Bahkan sampai di kedalaman 25 meter, ini man-made (buatan manusia)," ujar Danny.

Tak hanya itu. Susunan bangunan batu di dalam gunung itu, kata Danny, diduga sudah mengenal teknologi perekat dalam konstruksi bangunan. "Ini semacam semen purba," ujar Danny, memperlihatkan sebuah lapisan terletak di antara susunan batu.

Andang juga menambahkan tentang pasir yang dia temukan itu. "Bisa jadi pasir ini adalah teknologi tahan gempa. Mungkin ada bekas yang masih bisa dipelajari," ujarnya.

Menurut Danny, di Gunung Padang, sudah hampir dua per tiga bagian gunung itu diambil sampelnya. Hasilnya persis seperti uji geolistrik dan georadar yang dilakukan sebelumnya.  Ada semacam struktur bangunan di dalam gunung itu. "Dengan dua per tiga bukit ini buatan manusia, berarti teknologi konstruksi nenek moyang sudah luar biasa," ujar Danny. 

Bukan berburu piramida

Situs Gunung Padang bukanlah temuan arkeologi baru. Peneliti Belanda N.J Krom pernah menulis soal punden berundak ini pada 1914. Selanjutnya, R.P. Soejono menjadi peneliti Indonesia pertama meneliti situs ini pada 1982.

Gunung Padang baru menarik perhatian media setelah diteliti oleh Tim Bencana Katastrofi Purba, yang difasilitasi Staf Khusus Presiden Bidang Bantuan Sosial dan Bencana, Andi Arief. Ada pun Danny Hilman dan Andang Bachtiar adalah anggota tim ini.

Tim peneliti ini mulai disorot saat meneliti Gunung Sadahurip di Garut, Jawa Barat, yang diduga sebagian kalangan mengandung bangunan piramida di bawahnya.

Awalnya, soal dugaan piramida di Sadahurip itu pernah diungkap Yayasan Turangga Seta. Itu adalah lembaga yang peduli kegemilangan sejarah nenek moyang di masa lalu. Selain Sadahurip, Turangga Seta juga menyebut adanya piramida di Gunung Lalakon, Soreang, Bandung, Jawa Barat. (Baca juga SOROT 124 Berburu Piramida Nusantara).

Keraguan pun muncul. Apalagi, Turangga Seta dianggap memadukan unsur mistis dalam pencarian piramida, dengan istilah keren yang mereka pakai: parallel existence.

Bantahan  tajam diungkap oleh ahli geologi, Sujatmiko. Di Bandung, dia mengatakan bentuk piramida dari Gunung Sadahurip adalah hasil alamiah. Sadahurip, kata Sujatmiko, adalah gunung jenis cumulo dome yang terbentuk dari aliran lava, batuan intrusif, dan piroklastik. Pro dan kontra pun kian ramai.

Danny Hilman tentu saja tersengat. Meskipun tak pernah mengatakan ada piramida secara eksplisit di Sadahurip, tapi Tim Katastrofi Purba memang pernah meneliti di gunung itu.

Tapi Danny mengatakan tujuan tim bukanlah mencari piramida. Mereka meneliti siklus bencana, yang terjadi di nusantara sejak masa lalu. Dalam penelitian itu, tim juga menelisik jejak peradaban lama yang musnah akibat bencana. Itu penting, kata Danny, agar pola mitigasi bencana dipahami.  "Tim ini terbentuk, bukan dibentuk. Kami juga hanya difasilitasi dalam melakukan penelitian ini," ujar Danny Hilman.

Itu sebabnya, mereka menelisik dari Banda Aceh di ujung Sumatera, Batujaya di Karawang, dan Trowulan di Jawa Timur. Temuan sejumlah penelitian itu membuat  para peneliti itu percaya ada peradaban tinggi di Indonesia di masa lalu. "Raflles pernah bilang, kerajaan di Sumatera dan Jawa lebih mundur dari pendahulunya," ujar Danny, mengutip Sir Thomas Raffles (1781-1826), Gubernur Hindia Belanda di abad ke-19.

Lalu mengapa memilih Gunung Padang?

Gunung Padang, kata Danny, adalah 'kompleks bangunan' besar terletak di dekat patahan Cimandiri, sebuah patahan aktif. Sebagai bekas peradaban megalitikum, mereka ingin melihat adakah bencana purba menghancurkan peradaban di gunung itu. Pengeboran di Gunung Padang dilakukan setelah hasil survei geolistrik, geomagnet, dan georadar. Hasilnya: ada tanda-tanda tak alamiah di bawah permukaan Gunung Padang.

"Mungkin selama ini arkeolog meneliti berdasarkan 'what you see is what you get'. Tapi di geologi berbeda. Kami harus melakukan pengeboran agar mendapatkan apa yang tak terlihat di permukaan," kata Danny Hilman.

Andang Bachtiar mengatakan tak begitu peduli anggapan orang yang menyebut timnya mencari piramida. "Masih terlalu dini juga menyebut piramida," ujarnya, sambil terus mengamati materi terkandung dari hasil pengeboran.

Andang berharap penelitian lanjutan akan terus dilakukan di Gunung Padang. "Ini memang dari dana kami sendiri, karena itu hasilnya masih terbatas. Alat yang digunakan pun masih pinjaman, karena itu hanya bisa mengebor sampai kedalaman sekitar 25 meter," tutur peraih gelar Master of Science dari Geology Department, Colorado School of Mines di Amerika Serikat pada 1991 ini. 

Struktur piramida?

Untuk menjernihkan pelbagai tudingan, Danny Hilman dan Andang Bachtiar mengungkap hasil penelitian Tim itu pada acara diskusi di Gedung Krida Bhakti, Sekretariat Negara, Jakarta, Selasa, 7 Februari 2012. Di acara ini, keduanya memaparkan tujuan, metode, dan hasil penelitian awal mereka .

Dikatakan, hasil survei georadar, geolistrik dan geomagnet di Gunung Padang diketahui adanya struktur bangunan besar dan masif.  Ini juga terbukti dengan pengeboran geologi. "Kami menemukan struktur batuan hingga kedalaman 20 meter. Ada seperti sesuatu yang dipangkas," kata Danny Hilman.

Andang Bachtiar mengatakan hal serupa, "Ini constructed. Dari kedalaman 18 meter ke atas, ini merupakan bangunan. Jadi bukan sesuatu yang natural." Di acara diskusi ini, tim kemudian menyorot teknologi konstruksi bangunan.

Sebelumnya, ada dugaan batu itu terbentuk secara alami dari proses vulkanik, yaitu columnar joint basalt. Tapi menurut Andang, dugaan itu gugur. Soalnya, columnar joint basalt tidak ditemukan di sekitar situs Gunung Padang.

Hal menarik lain dari penelitian tim itu adalah cara bangunan ini disusun. Dari temuan bebatuan yang menjadi pemisah Teras 1 dan Teras 2, terlihat ada bahan perekat menyambung bangunan. (Lihat Infografik). "Ini bukan pelapukan andesit, tapi semacam semen purba," Andang menambahkan.

Ada dugaan kuat, jika bangunan purba itu menerapkan semacam teknologi penahan gempa. Ini terlihat dari adanya lapisan buatan yang materinya adalah pasir. "Ini hasil ayakan sangat halus, dan jelas bukan terbentuk secara alami," jelas Andang. Pasir ditemukan dalam satu lapisan, di kedalaman 8 hingga 10 meter. "Ini seperti teknologi yang mampu menahan gempa".

Tim Bencana Katastrofi Purba kemudian menjelaskan hasil carbon dating yang dilakukan terhadap sisa akar tanaman dan sisa arang bekas pembakaran, yang didapat dari hasil pengeboran. Menurut Danny Hilman, hasil carbon dating memperlihatkan bahwa situs Gunung Padang berasal dari 6.700 tahun lalu. "Berarti sekitar tahun 4.700 Sebelum Masehi," tutur Danny.

Jika hasil carbon dating itu tepat, hasil ini terbilang menakjubkan. Artinya, di masa prasejarah, sudah dikenal teknologi bangunan maju di wilayah nusantara. "Ini seperti Machu Picchu, di Peru. Tapi ini berasal dari abad yang jauh lebih tua. Bisa jadi teknologi Machu Picchu juga berasal dari sini," kata Danny menambahkan. Machu Picchu diperkirakan berasal dari abad 14 atau 15.

Ilmuwan lain menyambut baik temuan Tim itu. Arkeolog Universitas Indonesia, Ali Akbar, misalnya, mengatakan perlu dilakukan penelitian lanjutan untuk melihat konteks hasil pengeboran dengan lapisan budayanya. "Ambil sampelnya di mana, kedalaman berapa ditemukan pasir itu. Apa ada hal serupa di titik lain. Ini perlu diketahui lagi untuk mengetahui konteks lapisan budaya dengan bangunannya," ujar Ali Akbar. "Sebaiknya dicek lagi di teras lain," lanjutnya.

Harta karun

Dugaan tentang struktur apa yang dikandung di Gunung Padang menarik didiskusikan. Ahli kompleksitas Hokky Situngkir, yang berbicara di seminar tersebut, menyebut adanya kemungkinan bentuk piramida kecil di Gunung Padang. Dengan metode kompleksitas, Hokky mencari dugaan keterkaitan Gunung Padang dengan situs megalitik lain.

Dari perspektif Arkeo-Geografi, Hokky mereka-reka suatu struktur piramida kecil yang dapat dicocokkan dengan lanskap geografis Gunung Gede. Struktur piramida ini sendiri sekarang terlihat reruntuhannya di Teras 1, yang ada di Gunung Padang.

Mengenai bentuk piramida,  perdebatan masih mencuat: apakah Gunung Padang bukit buatan berbentuk piramida (piramidal), atau ia hanya struktur bangunan akibat kontur geografis gunung yang terbentuk secara alami.

Danny Hilman menyebut Gunung Padang adalah man-made hingga kedalaman 20 meter. Namun, kesimpulan ini dibuat dengan catatan pengeboran baru dilakukan hingga kedalaman sekitar 25 meter. Danny yakin bukit ini tak terbentuk alamiah. "Ada yang bilang ini gunung purba, tapi saya melihat tidak ada intrusi magma," ujar Danny.

Beda pendapat dengan Danny, geolog Sujatmiko mengatakan Gunung Padang adalah gunung purba yang terbentuk alami. "Itu gunung purba di bawahnya, dan bangunan memanfaatkan morfologi, karena mereka ingin di atas," ujar Sujatmiko. Sayangnya, Sujatmiko tak melakukan riset, hanya dari pengalamannya mengamati bentukan gunung. "Lagi pula, tak ada temuan piramida di nusantara selama ini," ujarnya.

Ahli geologi Awang Satyana membantah Sujatmiko. Dia mengatakan struktur punden berundak punya bentuk sama dengan piramida berjenjang atau step pyramid. "Piramida adalah bangunan yang semakin kecil mendekati puncak," jelas Awang. Dia mencontohkan Borobudur yang juga punya struktur piramida.

Arkeolog UI Ali Akbar juga mengatakan model piramida sudah dikenal sejak masa prasejarah di Indonesia. "Tapi bukan seperti di Mesir. Di sana kan bangunan di tanah datar yang ditumpuk ke atas," kata Ali Akbar. "Di Indonesia bentuknya seperti punden berundak yang biasa ambil lokasi di gunung alami. Sehingga batu yang dibutuhkan tidak sebanyak yang di Mesir. Jadi lebih memanfaatkan alam," jelasnya.

Heboh piramida ini juga menarik ahli asing, semisal genetikawan Stephen Oppenheimer dari Universitas Oxford, Inggris. Penuslis buku laris Eden in The East ini pernah mengatakan kawasan nusantara sebagai daerah peradaban tinggi di masa lalu (Lihat Wawancara Openheimmer).

Tapi soal piramida, dia mengatakan, perlu hati-hati. Soalnya, sulit membedakan struktur monumen hasil modifikasi manusia, dengan struktur geologis oleh alam. "Anda bisa menghabiskan waktu memburunya dan ternyata kemudian adalah gunung, jelas Anda akan mendapat malu," lanjut Oppenheimer saat diwawancara  Arfi Bambani dari VIVAnews di Bali.

Seperti dijelaskan Andang dan Danny, mereka awalnya ingin mengetahui keterkaitan bencana purba dengan peradaban di masa lampau itu. "Ada siklus bencana di masa lalu yang tidak tercatat prasasti atau catatan kuno, dan ini menghancurkan suatu peradaban," ujar Andang. "Kami ingin melihat kemajuan teknologi dan budaya, sehingga tak selalu mulai dari nol." 

Tapi tudingan ke Tim itu toh tak reda juga, termasuk mereka mengincar harta karun di situs purba. Apa kata Andang? "Kearifan dan ilmu dari masa lalu yang terpendam di gunung itu, itulah harta karun bagi kita," ujarnya.(np)

© VIVAnews

12 di bangi - Google Blog Search

0 ulasan
URL Sumber Asal :-

12 di bangi - Google Blog Search


PAS firm on <b>Bangi</b> cinema ban

Posted: 14 Feb 2012 09:15 PM PST

Written by Super Admin  

Wednesday, 15 February 2012 13:15

(The Star) - Bangi PAS stands firm in its decision to ban cinemas. "Why do you need to go to the cinema when you can watch movies from TV and the Internet?" said Bangi state assemblyman Dr Shafie Abu Bakar from PAS.

"We do not restrict Bangi folk from going to the cinema; they can get out of Bangi to Putrajaya and Kajang for movies."

Dr Shafie said that it was "outsiders" (non-Bangi folk) who were pushing for cinemas in Bangi, especially politicians.

"The majority of the people in Bangi, about 97%, are Muslims. Bangi folk are religious and prefer going to religious and educational classes," he said.

Bangi MCA chairman Law Siong Deng said PAS' stand was backward-thinking.

"Do not impose your culture on the people here," he said, referring to PAS imposing its views on Bangi residents, including non-Muslims.

"I'm sure many would enjoy going to the movies, especially English movies (that can be understood by everyone)."

The Star previously reported that PAS had rejected plans for a cinema in Section 15, Bangi, in connection with the launch of the Sentral@Bangi central business district which included a proposed cineplex.

"Having a cinema will lead to vice activities and there will be films not in line with Islamic and eastern values.

"We don't want that (films) here to corrupt the minds of our young," Dr Shafie was quoted as saying.




busy

Last Updated on Wednesday, 15 February 2012 13:16

12 di shah alam - Google Blog Search

0 ulasan
URL Sumber Asal :-

12 di shah alam - Google Blog Search


KELAB GREENBOC: Dapur Restoran Burger King <b>Di Shah Alam</b> <b>...</b>

Posted: 01 Feb 2012 12:00 AM PST

Shah Alam - Hampir 50 peratus bahagian dapur sebuah restoran makanan segera di Taman Sukan X-treme, Seksyen 13 di sini terbakar hari ini. Gambar NST.

Pegawai Bomba Kanan II Balai Bomba Penyelamat Seksyen 15 Muhammad Azhar Mahidin berkata kebakaran pada pukul 10.26 pagi itu dipercayai berpunca daripada saluran asap pada bahagian bumbung restoran berkenaan.

Kejadian disedari orang awam yang ternampak kepulan asap hitam di bahagian bumbung restoran sebelum memaklumkannya kepada pekerja restoran yang menghubungi bomba.

"Ketika kejadian, dua pelanggan dan enam pekerja berada di restoran itu namun mereka hanya menyedari kejadian itu selepas dimaklumkan oleh orang awam.

Kesemuanya berjaya menyelamatkan diri," katanya kepada pemberita. Muhammad Azhar berkata api berjaya dikawal daripada merebak ke dua lagi restoran makanan segera serta sebuah bilik suis Tenaga Nasional Bhd.

Muhammad Azhar berkata tiga jentera bomba bersama 17 anggota dari balai Pelabuhan Klang, Kota Anggerik dan Shah Alam terbabit dalam operasi mengawal dan memadam kebakaran itu.

Kebakran berjaya di kawal pada pukul 11.15 pagi, katanya. Muhammad Azhar berkata operasi kesemua restoran itu ditutup buat sementara waktu untuk siasatan lanjut.

Seorang pekerja yang enggan dikenali berkata ketika kejadian, dia dan rakan sekerjanya melakukan rutin tugasan masing-masing dan tidak menyedari premis itu sedang terbakar.

"Kami terkejut apabila dimaklumkan dan bertindak keluar dari restoran bersama dua pelanggan. Kebakaran pada bahagian atas, jadi sukar untuk kami menggunakan alat pemadam kebakaran," katanya. -BERNAMA

0 comments:

View Comments/Post a Comment

12 di bandar sunway - Google Blog Search

0 ulasan
URL Sumber Asal :-

12 di bandar sunway - Google Blog Search


IKLAN CUTE: perlukan pinjaman??? kunjungi kami <b>di BANDAR</b> <b>...</b>

Posted: 17 Jan 2012 12:33 AM PST

Nama: AIN
Email: spgroup_80@yahoo.com
Website: www.pinjamanwang.weebly.com
Tajuk: perlukan pinjaman??? kunjungi kami di BANDAR SUNWAY & hbgi ain 03-56339963/012-2044931
Iklan: Pinjaman peribadi MUDAH/CEPAT/ SEGERA TUNAI/ PROSES HANYA 45 MINIT!!! - Anda BLACKLIST???CTOS??CCRIS???
atau masih dibebani dengan masalah hutang di syarikat pinjaman yang lain??? Layak memohon!!! kami sedia membantu Anda -

MENGAPA MEMILIH KAMI??
• Pemberian wang yang terus
• Tanpa penjamin& tiada cagaran
• Pinjaman di luluskan dalam 45 minit
• Tiada pembayaran upfrond
• Maklumat peminjam di rahsiakan

HANYA UNTUK BUMIPUTRA SAHAJA!!!
• Yang bekerja &menetap di kl/selangor
• Bukan badan berUNIFORM (polis,bomba,tentera)

Anda hanya perlu sediakan:-
1) 3 bulan slip gaji terbaru
2) 3 bulan penyata bank yang terkini
3) Penyata EPF (Sekiranya ada)
4) Utiliti Bil Electrik yang terkini
5) Surat pengesahan jawatan / EA
Gaji dibayar oleh majikan melalui online pay (auto pay/auto credit)

KAMI BUKAN AH LONG/CETI HARAM TETAPI PEMBERI PINJAMAN WANG BERLESEN YANG SAH DAN DILULUSKAN OLEH KEMENTERIAN KERAJAAN TEMPATAN DI BAWAH AKTA PEMBERI PINJAMAN 1951.

Kami amat mengalu-alukan kedatangan anda!!!!
SUPER PAY CAPITAL SDN BHD
No 17-3 jln pjs 11/28b, Sunway Metro
46150 Petaling Jaya Selangor

UNTUK KETERANGAN LANJUT HUBUNGI
AIN: 012-2044931 / 03-56339963
atau e-mail kepada: (((((((((spgroup_80@yahoo.com ))))))))) sertakan no phone untuk di hubungi atau layari laman web www.pinjamanwang.weebly.com
Ip Pengirim: 175.143.56.178

12 di sungai pelek - Google Blog Search

0 ulasan
URL Sumber Asal :-

12 di sungai pelek - Google Blog Search


PROGRAM OPERASI BERSEPADU KDN <b>DI SUNGAI PELEK</b> <b>...</b>

Posted: 14 Feb 2012 08:00 AM PST

SUNGAI PELEK,SEPANG  14 Februari  – Pihak Kementerian Dalam Negeri (KDN) bersama-sama dengan agensi-agensi dibawahnya telah membuat rondaan Mesra Rakyat bagi mendekatkan diri dengan pelanggan agensi KDN bagi mengetahui sedikit sebanyak kekangan yang dihadapi oleh mereka.

Rondaan yang bermula jam 9 malam itu melibatkan lima agensi dibawah KDN seperti JIM, PDRM, JPAM, JPN Dan RELA dengan lebih 20 anggota terlibat dalam rondaan ini.

Rondaan ini tertumpu di bahagian kawasan perumahan sekitar  Sungai Pelek dan juga Pantai Bagan Lalang.Kawasan tumpuan penduduk seperti kedai makan dan dewan serbaguna menjadi fokus utama rondaan ini untuk mendekati penduduk tidak kira kaum melayu,cina atau india.



Disamping mendekati masyarakat setempat dan bertanyakan masalah mereka, rondaan Mesra Rakyat ini juga tidak terlepas dari objektif utamanya iaitu untuk memerangi jenayah.

, , , ,

12 di sabak bernam - Google Blog Search

0 ulasan
URL Sumber Asal :-

12 di sabak bernam - Google Blog Search


Lensa : Ceramah Perdana Anwar <b>Di Sabak Bernam</b>.

Posted: 26 Jan 2012 05:09 PM PST


Setelah berlakunya peristiwa merusuh dan mengganas di Jalan Kebun jam lebih kurang 9.30 malam 21hb Januari 2012 yang lalu oleh sekumpulan pemuda berjiwa dan berdarah pekat UMNO, kini sambutan terhadap perjumpaan dan ceramah anjuran Pakatan Rakyat di Selangor, terutamanya jika penceramah itu Datuk Seri Anwar Ibrahim, ternyata dan terbukti sudah tidak mendapat sambutan lagi...terkini dilubuk kuat UMNO sendiri di Sabak Bernam...satu-satu kawasan Parlimen di Selangor yang gagal dirampas oleh Pakatan Rakyat, ceramah YB Datuk Seri Anwar Ibrahim cukup hambar sekali...kehadiran penduduk setempat hanya disekitar 10 orang sahaja....DSAI pada malam tadi berceramah didepan makhluk-makhluk halus termasuk bunian....CUKUP MENGHAMPAKAN PARA PEJUANG PAKATAN RAKYAT.

12 di sepang - Google Blog Search

0 ulasan
URL Sumber Asal :-

12 di sepang - Google Blog Search


detikSport : Tes <b>di Sepang</b> Puaskan Rossi

Posted: 02 Feb 2012 03:01 PM PST

Sepang - Valentino Rossi sudah selesai melakukan pengujian resmi pertamanya di atas Ducati Desmosedici GP12. Meski tak mencatat waktu tercepat sepanjang tes tiga hari itu, Rossi tetap puas.

Dalam sesi tes hari terakhir, Kamis (2/2/2012), Rossi menjadi rider dengan waktu terbaik kelima terpaut 1,2 detik dari Casey Stoner yang jadi rider dengan waktu tercepat. Ia pun gagal menjaga selisih waktu di bawah satu detik dari rider terdepan, yang mana bisa ia lakukan pada dua sesi sebelumnya.

Pun demikian, itu tidak terlepas dari laju Stoner yang mengemas torehan waktu apik satu menit 59,607 detik, yang sudah berjarak setengah detik dari Jorge Lorenzo (Yamaha) yang punya torehan terbaik kedua.

"Pada akhirnya hasilnya positif," ujar Rossi puas di Crash.

"Kami memiliki awal yang bagus. Posisi lima memang tidak spesial, tapi kami sudah lebih dekat, terkecuali dari Stoner. Rider lain tidak terlalu jauh. Ini sangat bagus," lanjutnya.

Dalam sesi tes selama tiga hari di Sepang, Rossi juga terus menajamkan catatan waktunya. Setelah di hari pertama mengemas waktu dua menit 2,392 detik, pada hari terakhir ia membuat waktu dua menit 0,824 detik.

"Pada hari pertama kami terpaut 0,7 detik dari Lorenzo dan di hari terakhir kami juga terpaut 0,7 detik dari Lorenzo. Jadi ketika kami memodifikasi motor, kami juga jadi lebih oke."

"Aku senang, terutama karena kami masih punya dua atau tiga hal lagi yang bisa dibenahi. Kini kita harus melihat kapan kami mungkin melakukannya. Aku harap segera!" simpul Rossi.

( krs / roz )

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!


12 di petaling jaya - Google Blog Search

0 ulasan
URL Sumber Asal :-

12 di petaling jaya - Google Blog Search


POLITIK HARIAN: Ceramah Anwar <b>Di Petaling Jaya</b> Hambar... Nik <b>...</b>

Posted: 06 Jan 2012 09:28 AM PST

Gambar bas sekolah pun ada..depa parking jauh 


Anwar Ibrahim yang di jadualkan berceramah pada pukul 9 malam tadi terpaksa menangguhkan kedatangnya sehingga lewat malam kerana kehadiran orang ramai pada waktu itu amat memalukan.

Ceramah Anwar di adakan di padang bola 3K Subang Jaya SS 13, sempena Kempen Bebaskan Anwar 901... iaitu 3 hari sebelum jatuh hukum kes liwat...

Menurut info walaupun Nik Nazmi terpaksa membawa orang luar menghadiri ceramah Anwar namun ianya masih dikatakan gagal mendapat sambutan...

Sumber klik di sini...

 

BLOG SELANGOR

Copyright 2010 All Rights Reserved