ads

Rabu, 5 Oktober 2011

12 di sungai panjang - Google Blog Search


URL Sumber Asal :-

12 di sungai panjang - Google Blog Search


<b>Sungai</b> Kuning (Hwang Ho) : Dan Sejarah pun Mencatatnya | Mistḗr <b>...</b>

Posted: 17 Sep 2011 01:05 PM PDT

Menilik sejarah tertua di Cina dimulai dari Sungai Kuning (Hwang Ho), tepatnya di dataran tinggi sebelah Utara yang berhulu di pegunungan Kwen Lun di Tibet dan bermuara di Laut Kuning. Sungai Hwang Ho memiliki panjang 5.464 km, sungai ini merupakan sungai terpanjang kedua di Tiongkok setelah Sungai Panjang (Yang Tse). Dataran rendah pada aliran sungai Hwang Ho memiliki tanah yang subur, begitu juga dengan lembah sungai yang berada dihilirnya (hilir sungai Hwang Ho dan Yang Tse).

Faktor iklim memberikan pengaruh yang sangat besar bagi perkembangan kebudayaan dan peradaban. Wilayah yang terbentang luas dari utara dan selatan (sehingga memiliki perbedaan garis lintang yang besar) menyebabkan perbedaan temperatur yang tajam, mulai dari udara dingin menyengat seperti di Siberia dan iklim tropis yang panas di selatan. Pengaruh iklim seperti Air sungai Hwang Ho membeku ketika musim dingin, hal memberikan andil bagi penghambatan terhadap aktivitas masyarakat serta musim dingin berganti dengan musim semi. Kedinginan memudar, salju-salju yang mencair, dan ini menjadikan air bah yang tentu menggenangi dataran rendah. Kondisi ini memberikan tantangan bagi bangsa Cina untuk memberikan respon terhadap keadaan ini. Bentuk respon di tunjukan dengan dibangunnya tanggul-tanggul raksasa di sepanjang sungai.  Sungai Hwang Ho ini bewarna kuning sehingga disebut juga dengan sungai kuning (hwang ho) yang kemudian dapat ditaklukkan.

Sistem Pemerintahan dan Kekuasaan

Ada dua macam sistem pemerintahan yang pernah dianut dalam kehidupan kenegaraan Cina kuno, yaitu:

  • Sistem Pemerintahan Feodal, dalam masa pemerintahan ini, kaisar tidak menangani langsung urusan kenegaraan. Kondisi ini berlatar belakang bahwa kedudukan kaisar bersifat sakral. Kaisar dihormati sebagai utusan atau bahkan anak dewa langit, sehingga tidak layak mengurusi politik praktis.
  • Sistem Pemerintahan Unitaris, kaisar berkuasa mutlak dalam memerintah. Kekuasaan negara berpusat di tangan kaisar, sehingga kaisar campur tangan dalam segala urusan politik praktis.

Secara umum, pusat kekuasaan dinasti di Cina berada di bagian utara, pada sebuah lembah dimana aliran sungai Hwang Ho di utara bertemu dengan sungai Yang Tse di selatan.

Dinasti yang ada dalam sejarah Cina:

Dinasti Shang (Hsia) (Pertengahan abad ke-16 sampai abad ke-11 SM)

Dinasti Shang dianggap dinasti yang mengawali sejarah Cina karena baru pertama kali dilakukan penulisan sejarah oleh Suma Chien. Catatan itu dituliskan di atas bejana perunggu, tempurung kura-kura dan tulang binatang. Pada zaman dinasti Syang telah berkembang sistim kepercayaan memuja para dewa. Dewa tertinggi yang bernama Dewa Shang-Ti.

Dinasti Chou (Zhou, 1222 SM – 249 SM)

Pendiri dinasti Chou adalah Chou Wen Wang, pusat pemerintahannya di Chang – An Dinasti Chou (Zhou) meletakkan dasar sistem pemerintahan feodalisme dan pola kebudayaan Cina. Pada zaman kekuasaan dinasti Chou ini muncul tokoh-tokoh filsafat yang memiliki peranan penting dalam perkembangan kehidupan rakyat Cina hingga kini, seperti Lao Tse dan Kong Fu Tse.

Dinasti Chin (Qin, 221 SM – 207 SM)

Dinasti Chin memerintah dengan sistem sentralisasi dan meninggalkan sistem feodalisme (desentralisasi). Dinasti ini didirikan oleh raja Cheng yang bergelar Shih Huang Ti. Setelah Shih Huang Ti wafat pada tahun 210 SM, para gubernur dari tiap-tiap propinsi berupaya untuk merebut kekuasaan tertinggi di Cina. Dalam keadaan kacau tersebut tampillah tokoh Liu Pang dan pasukannya yang berhasil mengalahkan lawan-lawannya dan kemudian menduduki tahta.

Dinasti Han (207 SM – 221 M)

Pendiri dinasti Han ialah Liu Pang. Pemerintahan dinasti Han kembali menjalankan sistem feodalisme dan mengijinkan kembali filsafat konfusianisme. Bahkan ajaran konfusianisme menjadi salah satu mata ujian bagi calon penghuni negeri. Dinasti Han mencapai masa kejayaannya di bawah pemerintahan kaisar Han Wu Ti. Kerajaan Cina meliputi Asia Tengah, Kore, Mansyuria Selatan, Anam, Sinking.
Setelah kaisar Han Wu Ti meninggal pada tahun 87 M, Dinasti Han mengalami kemunduran dan akhirnya runtuk pada tahun 221 M. ketika terjadi kekacauan bangsa tartar menyerang Cina, dan akhirnya sebagian negeri Cina dapat dikuasainya.

Dinasti Tang

Didirikan oleh Li Shih Min yang terkenal dengan nama Kaisar T'ang T'ai Tsung. Ia memperluas wilayah kekuasaannya ke luar negeri Cina seperti selatan menguasai Ton-kin, Annam dan Kamboja. Ke sebelah barat menguasai Persia dan laut Kaspia.Di bawah kekuasaan T'ang T'ai Tsung, dinasti T'ang mencapai masa kejayaannya. Pada bidang seni syair dan seni lukis terdapat seniman-seniman yang terkenal seperti Li Tai Po, Tu Fu, dan Wang Wei.

Pada abad ke-10 M, dinasti T'ang runtuh dan negeri Cina kembali mengalami kekacauan dan silih berganti raja-raja memerintah. Baru pada tahun 960 kekacauan ini berhasil diatasi dan selanjutnya berdiri Dinasti Sung.

The Great Wall yang fenomenal

Satu hal yang menjadi ikon Cina adalah The Great Wall atau Tembok Besar Cina. Tembok Besar Cina (The Great Wall of China) dibangun pada masa pemerintahan Dinasti Chin. Namun, sebelum dinasti Chin berkuasa di Cina, sebenarnya di daerah Cina utara sudah dibangun dinding terpisah untuk menangkal serangan yang dilakukan oleh suku di sebelah utara Cina. Pada masa pemerintahan kaisar Shih Huang TI, dinding-dinding itu dihubungkan menjadi tembok raksasa yang panjangnya mencapai 7000 kilometer dan tingginya 16 meter serta lebarnya 8 meter. Pada jarak tertentu didirikan benteng pertahan yang dijaga ketat oleh pasukan Cina. Tembok Raksasa Cina dianggap sebagai salah satu dari Tujuh Keajaiban Dunia. Pada tahun 1987, bangunan ini dimasukkan dalam daftar Situs Warisan Dunia UNESCO.

Selain Tembok Besar Cina juga sangat banyak Kuil dan juga Istana yang terdapat di Cina merupakan seni bangunan yang menjadi referensi di seluruh dunia.

The Great Wall

Itulah sedikit pengetahuan tentang Cina yang diawali dari peradaban di  Sungai Kuning (Hwang Ho) yang notabene adalah daerah yang subur tetapi faktor iklim yang memberikan pengaruh yang sangat besar bagi perkembangan kebudayaan dan peradaban. Semoga tulisan ini dapat berguna bagi semua yang membacanya.

wassalam

Other Post

0 ulasan:

Catat Ulasan

 

BLOG SELANGOR

Copyright 2010 All Rights Reserved